
Tim mahasiswa Program Studi S1 Teknologi Informasi Fakultas Teknologi Informasi Universitas Telkom Jakarta yang tergabung dalam Kelompok 6 Teknologi Informasi untuk Masyarakat (TIUM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Workshop Edukasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Secara Bijak dalam Mendukung Proses Pembelajaran Siswa dengan Metode Pelatihan Interaktif di SMAN 92 Jakarta. Kegiatan ini dibimbing oleh Annisa Desianty, S.Kom., M.Kom. sebagai dosen pembimbing dan menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat. Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan literasi AI di kalangan pelajar agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab.
Masyarakat sasaran dalam kegiatan ini adalah siswa SMAN 92 Jakarta yang berada pada jenjang pendidikan menengah atas dan telah banyak terpapar teknologi berbasis AI dalam proses belajar sehari-hari. Tingginya penggunaan platform AI seperti ChatGPT dan Google Gemini di kalangan pelajar menunjukkan adanya kebutuhan akan edukasi yang tepat mengenai cara kerja, manfaat, keterbatasan, serta etika penggunaannya. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pemanfaatan AI sebagai alat bantu pembelajaran, bukan sekadar sarana untuk mendapatkan jawaban instan.

Workshop dilaksanakan dengan metode pendidikan masyarakat yang partisipatif dan interaktif melalui rangkaian kegiatan berupa sosialisasi pengenalan dasar AI, pelatihan penggunaan AI secara efektif dalam pembelajaran, sesi praktik pemanfaatan AI untuk pengembangan diri, serta diskusi etika penggunaan AI di lingkungan akademik. Peserta juga memperoleh modul dan panduan praktis yang dapat digunakan secara mandiri setelah kegiatan berlangsung. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya literasi dan pemahaman siswa terhadap teknologi AI, tumbuhnya kesadaran akan etika akademik dalam penggunaan AI, berkurangnya ketergantungan terhadap penggunaan AI secara pasif, serta meningkatnya kemampuan siswa dalam memanfaatkan AI sebagai pendukung proses belajar yang lebih aktif, kritis, dan mendalam.
