
BOGOR — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (abdimas) Telkom University Jakarta menggelar Workshop “PKK Cerdas Digital: Penguatan Literasi AI untuk Pencegahan Hoaks dan Penipuan Berbasis Teknologi” di Lingkungan 01 Ciriung, RT.004/003, Ciriung, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 24 Mei 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 31 peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan masyarakat sekitar.

Penyampaian Materi Literasi AI Workshop oleh Annisa Desianty, S.Kom., M.Kom.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya penggunaan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam kehidupan sehari-hari. Di satu sisi, AI dapat memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat. Namun, di sisi lain, teknologi ini juga dapat disalahgunakan untuk membuat hoaks, penipuan digital, manipulasi suara, gambar, hingga informasi palsu yang tampak meyakinkan.
Melalui pelatihan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya literasi digital, khususnya dalam mengenali informasi palsu dan modus penipuan berbasis teknologi. Materi yang disampaikan menekankan bahwa masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama yang berasal dari media sosial, pesan berantai, tautan mencurigakan, maupun pesan yang mengatasnamakan pihak tertentu.

Penyampaian Materi Workshop ke-2 oleh Yulianti, S.Kom., M.Kom.
Dalam sesi pemaparan, peserta dikenalkan pada berbagai bentuk ancaman digital yang sering terjadi, seperti penipuan melalui pesan singkat, tautan palsu, akun media sosial palsu, hingga penggunaan AI untuk meniru wajah atau suara seseorang. Peserta juga diajak untuk memahami langkah-langkah sederhana dalam mencegah penipuan, seperti memeriksa sumber informasi, tidak mudah membagikan data pribadi, menghindari klik tautan sembarangan, serta melakukan konfirmasi kepada pihak terkait sebelum mempercayai suatu informasi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para peserta antusias mengikuti materi dan berdiskusi mengenai pengalaman mereka dalam menerima pesan mencurigakan atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Melalui diskusi tersebut, peserta semakin memahami bahwa kewaspadaan digital merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Praktik Verifikasi Tematik keamanan digital oleh Ahmad Ridwan Fauzi, S.Kom., M.Sc., MBA.
Program ini juga menegaskan peran penting ibu-ibu PKK sebagai manajer informasi keluarga. Dengan meningkatnya pemahaman literasi AI dan keamanan digital, ibu-ibu diharapkan dapat menjadi benteng pertama dalam melindungi keluarga dari hoaks, penipuan online, dan penyalahgunaan teknologi.
Melalui kegiatan PKK Cerdas Digital, masyarakat Lingkungan 01 Ciriung diharapkan semakin siap menghadapi tantangan era digital. Literasi AI tidak hanya penting bagi kalangan akademisi atau pekerja teknologi, tetapi juga bagi masyarakat umum agar mampu menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, panitia, dan seluruh peserta. Dokumentasi ini menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang cerdas digital dan tangguh menghadapi ancaman hoaks serta penipuan berbasis teknologi.

Foto bersama Workshop PKK Cerdas Digital: Telkom University Jakarta, ibu-ibu PKK dan masyarakat sekitar Desa Ciriung.
