
Tangerang, 1 Mei 2026 – Mahasiswa Program Studi S1 Teknologi Informasi Fakultas Informatika Telkom University melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Peningkatan Literasi Digital Masyarakat melalui Sosialisasi Keamanan Data dalam Pencegahan Phishing dan Judi Online.” Kegiatan ini dilaksanakan di RT 001/RW 010, Kelurahan Larangan Indah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman kejahatan siber. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim TIUM-1 dari Program Studi S1 Teknologi Informasi Telkom University yang terdiri atas Alfan Alfino Putra sebagai ketua tim, Rahul Adiswara, Abdurrahman Syamil, Rafly Maulana Ibrahim, dan Caesar Anbiya Aza Abista, dengan bimbingan Aries Saifudin, S.T., M.Kom.
Sasaran kegiatan adalah masyarakat RT 001/RW 010, Kelurahan Larangan Indah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Wilayah ini merupakan kawasan permukiman perkotaan yang masyarakatnya telah memanfaatkan teknologi digital dalam berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari komunikasi, pencarian informasi, hingga transaksi ekonomi digital. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi edukatif partisipatif yang mengombinasikan penyampaian materi dengan diskusi interaktif. Materi yang diberikan mencakup pengenalan phishing, berbagai bentuk penipuan digital, cara mengenali tautan atau pesan mencurigakan, pentingnya menjaga keamanan data pribadi, serta dampak negatif judi online terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Selain pemaparan materi, peserta juga diajak berdiskusi mengenai pengalaman mereka saat menggunakan layanan digital. Melalui sesi tanya jawab, masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan untuk menghindari penipuan digital dan menjaga keamanan informasi pribadi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi digital dan keamanan data. Peserta memperoleh pemahaman mengenai ciri-ciri serangan phishing, risiko kebocoran data pribadi, serta bahaya yang ditimbulkan oleh praktik judi online. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan panduan praktis untuk menerapkan perilaku digital yang lebih aman dan bertanggung jawab.
Luaran kegiatan berupa materi sosialisasi, dokumentasi foto dan video, serta meningkatnya literasi digital masyarakat yang diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan digital yang lebih aman. Dengan bekal pengetahuan tersebut, masyarakat diharapkan mampu menjadi lebih waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan siber dan dapat menyebarkan pemahaman yang diperoleh kepada lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung transformasi digital yang aman dan bertanggung jawab di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, literasi digital diharapkan terus meningkat sehingga masyarakat semakin siap menghadapi tantangan di era digital.
